
| Program | Les Broadcasting Semarang |
|---|---|
| Deskripsi | Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan menyeluruh di dunia penyiaran, mencakup radio, televisi, hingga platform digital. |
| Penyelenggara Program | Edusora |
| Pengajar | Mentor sebagai penyiar profesional bertahun-tahun. |
| Harga | Mulai dari Rp80.000 per jam |
| Rating | 4.9 dari 5 · 235 ulasan |
| Wilayah Les | Onsite dan Online di Semarang |
Semarang hari ini bukan sekadar kota transit atau pusat dagang. Ia berkembang jadi panggung ide dan ekspresi. Mahasiswa di Tembalang, pekerja muda di Simpang Lima, hingga content creator yang nongkrong di kafe Kota Lama. Semuanya hidup dalam kultur yang haus komunikasi. Tapi banyak yang masih terjebak pada rasa minder, takut tampil di depan umum, atau bingung bagaimana cara menyampaikan ide dengan menarik.
Di tengah derasnya arus media sosial dan digital, kebutuhan untuk menguasai seni broadcasting makin terasa. Segala hal menjadi kabur, seluruh informasi yang tidak pernah sempat terhubung pun menjadi sampah di tengah lautan data. Kita butuh sesuatu yang berbeda. Tak cukup hanya pede bicara; dunia siaran menuntut teknik suara, bahasa tubuh, hingga kemampuan mengolah konten. Inilah titik di mana Les Broadcasting Semarang bersama Edusora hadir sebagai jawaban: sebuah ruang belajar yang personal, interaktif, dan berbasis komunitas kota.
Program ini bukan sekadar les broadcast yang biasa saja. Kami merancang pengalaman belajar yang mengakar pada kebutuhan nyata warga Semarang. Mulai dari public speaking hingga workshop broadcasting online, semuanya diarahkan agar peserta siap menjadi penyiar, kreator konten, maupun komunikator handal yang berani tampil di panggung kota maupun platform digital global. Kalaupun ada kebutuhan lain yang sekiranya bakal menjawab permasalahan broadcast di masa depan, maka kami akan persiapkannya untuk semua calon pembelajar!
Edusora menyiapkan Les Broadcasting Semarang dengan sepenuh hati supaya pendidikan lokal juga dapat bersaing dengan mereka yang berada jauh di depan sana. Nah, salah satu upaya kami adalah mengeluarkan program yang banyak dibutuhkan oleh masyarakt di luar sana. Yuk, berpartisipasi dengan program kami dan menjadi masa depan lingkunganmu dengan cara mulai dari diri sendiri.

Setiap sesi dirancang untuk menumbuhkan keyakinan tampil. Dari latihan suara, ekspresi wajah, hingga bahasa tubuh, semua fokus meningkatkan kepercayaan diri.
Peserta menguasai dasar broadcasting: penyiaran radio, presenter TV, hingga konten digital. Materi praktis yang relevan dengan kebutuhan industri penyiaran modern.
Belajar tidak hanya teori. Peserta langsung praktik lewat simulasi siaran, menghadapi kamera, hingga pengalaman mengelola software editing penyiaran.
Kelas dibimbing penyiar radio, presenter TV, hingga praktisi digital. Peserta mendapat insight nyata dari profesional yang aktif di bidangnya.
Edusora membangun jaringan peserta dan alumni. Komunitas ini menjadi ruang berbagi, kolaborasi, hingga membuka peluang kerja di industri kreatif.
Kelas bisa menyesuaikan jadwal pelajar, mahasiswa, maupun profesional muda. Belajar tetap nyaman tanpa mengganggu aktivitas utama sehari-hari.
Semarang adalah kota dengan ritme yang unik: padat seperti kawasan pelabuhan, tapi juga kreatif seperti suasana Kota Lama di malam hari. Banyak mahasiswa, pekerja muda, hingga content creator bermunculan, namun tantangan mereka sama: bagaimana berbicara dan menyampaikan ide dengan cara yang bisa memikat audiens?
Di era digital, broadcasting bukan lagi milik radio dan televisi semata. Seorang guru bisa mengajar lebih efektif dengan teknik penyiaran. Mahasiswa bisa membawakan presentasi seperti talkshow. Bahkan content creator bisa membedakan diri lewat kualitas suara, gestur, dan penyusunan narasi. Dengan skill broadcasting, kamu tidak hanya “bicara,” tapi menghadirkan pengalaman yang audiens mau dengarkan.
Edusora memahami keresahan itu. Kami tahu banyak orang Semarang yang sebenarnya punya cerita hebat, tapi merasa gugup saat mikrofon atau kamera menyala. Karena itu, kami menghadirkan Les Broadcasting Semarang yang berfokus pada praktik nyata. Kamu akan dilatih langsung menghadapi situasi siaran: bagaimana mengatur napas, memilih intonasi, hingga menguasai perangkat editing.
Lebih dari itu, program ini bukan sekadar kursus. Ia adalah komunitas. Kamu belajar bersama teman-teman satu kota, dibimbing mentor yang akrab dengan dunia penyiaran Semarang. Suasananya suportif, santai, tapi tetap profesional. Hasilnya? Kamu bisa tampil lebih percaya diri, mampu berbicara di hadapan publik, dan siap bersaing di dunia broadcast maupun media digital.

Ya. Kurikulum Edusora dirancang mengikuti perkembangan industri, termasuk teknik produksi konten untuk media sosial, podcast, dan live streaming. Peserta belajar mindset lintas platform, bukan sekadar gaya klasik penyiaran radio/TV.
Public speaking hanya fokus pada kemampuan berbicara. Sementara broadcasting di Edusora melatih penguasaan suara, tempo, narasi, serta interaksi dengan audiens melalui media audio-visual dan digital.
Ada. Edusora menekankan aspek etika, mulai dari penggunaan bahasa yang sehat, penghindaran hoaks, hingga bagaimana membangun kredibilitas penyiar di mata publik.
Selain materi, kami memiliki jaringan dengan radio lokal, televisi, dan agensi kreatif. Peserta berkesempatan magang, kolaborasi, atau terlibat dalam proyek komunitas broadcast.
Ya. Selain teknik berbicara, peserta dilatih menggunakan perangkat editing audio-visual dasar, memahami peralatan siaran, serta adaptasi dengan software industri broadcasting.
Kelas Edusora bersifat modular dan personal. Setiap sesi disusun dengan target kompetensi yang jelas, sehingga meskipun fleksibel, kualitas dan kedalaman pembelajaran tetap terjaga.
Mulai perjalanan broadcasting bersama Edusora. Dari Semarang, untuk panggung yang lebih luas.