Pemula sampai menengah; pelajar, pekerja, dan peminat budaya
Kursus Bahasa Korea Semarang Guru ke Rumah & Online
Kursus bahasa Korea Edusora Semarang menggarap bahasa yang aksaranya bisa dikuasai dalam hitungan hari lalu menipu sesudahnya.
Kursus Bahasa Korea di Semarang, apa saja?
Kursus bahasa Korea Edusora Semarang menggarap bahasa yang aksaranya bisa dikuasai dalam hitungan hari lalu menipu sesudahnya. Hangul memang cepat, dan di situlah jebakannya: membacanya benar huruf demi huruf tetap bisa membuat Anda nol dimengerti, sebab bunyinya bergeser di sambungan suku kata. Rp124.325 setiap pertemuan.
Konsultasi & DaftarSerba-serbi Program
Terbuka saja
Waktunya sekarang, atau halaman lain yang lebih pas
Peta bahannya
Lima medan, dan jebakan yang khas di tiap medan
Urutannya tetap dan ia disengaja. Di tempat lain medan keduanya paling kerap dilewati, dan justru pelewatan itulah sebab peserta merasa mandek memasuki bulan ketiga.
Bahasa Korea terasa ringan dengan pendamping yang tepat
Mulai dari assessment, lalu belajar bahasa Korea rutin bersama tutor yang sama tiap sesi.
Pembeda kami
Pembeda les Bahasa Korea Edusora
Hangul dikuasai dalam hitungan hari, dan itu jebakannya
Aksaranya tersusun dari unsur yang bisa dipadukan, jadi ia memang jauh lebih cepat daripada aksara mana pun di Asia Timur. Yang berbahaya rasa percaya diri yang lahir dari situ, sebab bagian beratnya belum muncul.
Membaca benar nol berarti terdengar benar
Bunyi bergeser di sambungan suku kata, jadi kata yang Anda baca huruf demi huruf bisa terucap berbeda dari yang tertulis. Peserta yang nol mengetahuinya terdengar kaku dan kerap nol dimengerti.
Dua sistem angka, dipakai untuk hal yang berbeda
Ada deret angka asli dan deret angka serapan, dan keduanya dipakai di tempat yang berlainan: usia, jam, uang, dan jumlah barang nol memakai deret yang sama. Salah pilih langsung terdengar.
Bentuk bicara ditentukan hubungan, dan usia dihitung
Pilihan bentuk kata kerja bergantung pada siapa yang Anda ajak bicara, dan usia ikut menentukan. Itu sebabnya menanyakan umur di perkenalan lazim di sana, dan ia nol dianggap kurang sopan.
Urutannya
Dari aksara pertama sampai bertahan di percakapan
Panjangnya mengikuti seberapa banyak jam latihan yang Anda jalankan di luar pertemuan. Urutannya nol bergeser, sebab medan kedua memangku seluruh sisanya.
- 01
Titik mula dan sasaran
Pertemuan 1Kami ukur apa yang sudah tersimpan, termasuk simpanan dari drama serta musik. Sasarannya ditetapkan, apakah memakai bahasanya ataukah memburu sertifikat; kedua jawaban itu melahirkan susunan yang berlainan.
- 02
Hangul dituntaskan
Pekan-pekan awalDengan tulis tangan, dan ia memang selesai cepat. Begitu selesai, kami segera masuk ke perubahan bunyi alih-alih menambah kosakata, dan itu titik tempat banyak kursus lain memilih jalan berbeda.
- 03
Perubahan bunyi dilatih nyaring
Berjalan terusTiap kata baru masuk bersama bunyi sebenarnya. Membaca nyaring dijalankan tiap pertemuan, sebab bagian ini cuma melekat lewat mengucapkannya berulang.
- 04
Angka lewat pemakaiannya
Menempel pada keperluanUsia bersama perkenalan, jam bersama membuat janji, uang bersama berbelanja. Dua deret angka nol pernah disajikan sebagai dua daftar yang dihafal terpisah.
- 05
Bentuk sopan sampai keluar sendiri
Bagian terpanjangDigarap paling dalam sebab ia paling luas aman dipakai. Bentuk akrab dibuka sesudahnya, dengan keterangan tegas kepada siapa ia pantas dan kepada siapa nol.
- 06
Berbicara yang nol disiapkan
Terus-menerusPertanyaannya nol disampaikan di muka dan dijawab seketika. Yang dibentuk kesanggupan memilih bentuk sekaligus merangkai di saat bersamaan, dan hal itu mustahil lahir dari latihan berjawaban hafalan.
Hangul memang cepat, dan di situlah jebakannya
Mari mulai dari kabar baiknya, sebab ia sungguhan dan jarang disebut dengan jujur.
Aksara Korea tersusun dari sejumlah unsur dasar yang digabung menjadi suku kata, dan bentuk unsurnya sebagian menggambarkan posisi mulut saat mengucapkannya. Akibatnya ia bisa dikuasai dalam hitungan hari, nol hitungan bulan. Bandingkan dengan aksara Tionghoa atau Jepang yang menuntut ribuan bentuk, dan Anda akan paham kenapa Korea terasa ramah di pekan pertama.
Lalu datang bagian yang nol diduga. Rasa percaya diri dari menguasai aksara begitu cepat membuat peserta menyimpulkan bahasanya sendiri akan sama mudahnya. Ia melaju ke kosakata, menghafal banyak kata, lalu mencoba berbicara dan menemukan dirinya nol dimengerti.
Sebabnya hampir selalu sama, dan itu pokok bahasan bagian berikutnya: cara sebuah kata dibaca nol selalu sama dengan cara ia ditulis. Jadi di sini aksara memang dituntaskan di pekan-pekan awal, dan segera sesudahnya kami masuk ke perubahan bunyi, nol ke penambahan kosakata. Urutan itu yang paling sering salah di tempat lain.
Perubahan bunyi: sebab utama peserta nol dimengerti
Ini bagian yang paling menentukan apakah Anda akan dimengerti, dan ia paling sering dilewati karena nol terasa seperti pelajaran bahasa.
Dalam bahasa Korea, bunyi sebuah huruf bisa berubah mengikuti huruf yang berada di sebelahnya, terutama di sambungan antar suku kata. Satu huruf di akhir suku kata bisa berpindah bunyi ke suku kata berikutnya. Dua huruf yang bertemu bisa saling memengaruhi sehingga keduanya terucap berbeda dari bentuk aslinya. Sebagian huruf di akhir kata nol diucapkan sejelas di awal kata.
Akibat praktisnya tegas. Peserta yang membaca huruf demi huruf akan mengucapkan kata dengan benar menurut tulisannya dan tetap terdengar asing, sebab penutur Korea mengucapkannya dengan bunyi yang sudah bergeser. Lebih jauh, ia nol akan mengenali kata yang sama ketika mendengarnya, sebab yang ia hafal bentuk tulisannya.
Jumlah aturannya terbatas dan bisa dikuasai, tapi ia nol bisa dihafal sebagai daftar lalu dipakai. Yang berlaku: tiap kata baru diperkenalkan bersama cara bacanya yang sebenarnya, nol cuma tulisannya. Dan membaca nyaring dijalankan sejak awal, sebab perubahan bunyi cuma melekat lewat mengucapkannya berulang kali.
Kalau Anda pernah merasa hafal banyak kata Korea tapi buntu memahami percakapan, besar kemungkinan di sinilah jaraknya, nol di kosakata Anda.
Dua deret angka, dan kenapa ia memakan waktu lebih lama daripada dugaan
Angka lazim diperlakukan sebagai bahan ringan di kelas bahasa mana pun. Di bahasa ini ia salah satu yang paling lama berbenah, dan sebabnya khas.
Bahasa Korea memakai dua deret angka yang berdiri sendiri-sendiri. Satu deret asli bahasa Korea, satu deret lagi serapan. Keduanya nol saling menggantikan: masing-masing dipakai untuk hal yang berbeda. Menyebut usia, jumlah barang, dan jam memakai deret yang nol sama dengan menyebut menit, uang, tanggal, dan nomor.
Pembagian itu nol mengikuti satu aturan tunggal yang bisa diturunkan dari logika, jadi ia perlu dihafal menempel pada pemakaiannya. Lebih berat lagi, satu keterangan waktu bisa memakai kedua deret sekaligus: jamnya dari deret yang satu, menitnya dari deret yang lain. Peserta yang menghafal kedua deret secara terpisah tetap tersandung di kalimat seperti itu.
Jadi di sini angka nol diajarkan sebagai dua daftar. Ia diajarkan menempel pada keperluannya: usia dilatih bersama perkenalan, jam dilatih bersama membuat janji, uang dilatih bersama berbelanja. Dengan cara ini pembagiannya melekat tanpa perlu dihafal sebagai aturan.
Bentuk bicara, dan kenapa orang di sana menanyakan umur Anda
Ada satu kebiasaan yang kerap mengejutkan peserta Indonesia, dan begitu alasannya dipahami, ia justru menjelaskan banyak hal tentang bahasanya.
Dalam bahasa Korea, bentuk kata kerja berubah mengikuti kepada siapa Anda berbicara. Kasarnya ada bentuk akrab untuk teman sebaya dan yang lebih muda, bentuk sopan untuk keadaan umum dan orang yang baru dikenal, serta bentuk resmi untuk keadaan yang lebih formal atau berjarak. Memilih bentuk nol bisa ditunda sampai nanti, sebab ia muncul di kata kerja pertama yang Anda ucapkan.
Dan pilihan itu bergantung pada hubungan, dengan usia sebagai salah satu penentunya. Dari situlah lahir kebiasaan menanyakan umur di awal perkenalan: pertanyaan itu nol bermaksud menyelidik, ia dipakai untuk memutuskan bagaimana harus berbicara. Mengetahui alasannya mencegah Anda menganggapnya kurang sopan, dan sebaliknya membuat Anda nol lupa menyebutkannya.
Praktisnya, di sini bentuk sopan digarap lebih dahulu dan paling dalam, sebab ia yang paling luas aman dipakai. Bentuk akrab menyusul, dengan keterangan tegas kepada siapa ia pantas. Peserta yang belajar dari tontonan lazimnya datang dengan urutan terbalik, dan bagian yang hilang justru bentuk yang paling akan ia perlukan.
Uraian
Empat kebiasaan yang mempercepat, dan yang pertama paling diabaikan
Baca nyaring, tiap hari, sependek apa pun
Lima menit sudah cukup. Perubahan bunyi cuma melekat lewat mengucapkannya berulang, dan membaca dalam hati justru mengeraskan kebiasaan membaca huruf demi huruf.
Catat cara baca, nol cuma tulisannya
Tiap kata baru dicatat dua kali: bentuk tulisannya dan bunyi sebenarnya. Mencatat satu saja berarti Anda nol akan mengenali kata itu ketika mendengarnya.
Latih angka saat memang memakainya
Sebutkan jam ketika melihat jam, sebutkan harga ketika berbelanja. Pembagian dua deret angka melekat lewat pemakaian, dan hampir nol melekat lewat hafalan daftar.
Tonton ulang yang sudah Anda tahu jalannya
Tanpa teks terjemahan. Sasarannya menangkap akhiran pada kata kerjanya, dan itu runtuh begitu mata Anda tersita tulisan di bawah layar.
Halaman ini mengajar bahasanya; TOPIK digarap di tempat lain
Agar pilihan Anda nol tersesat, pembagian keduanya kami nyatakan di sini.
Di halaman ini yang dikerjakan bahasanya sendiri: aksaranya, pergeseran bunyinya, angkanya, ragam bicaranya, partikelnya, serta percakapannya, bersasaran Anda sanggup memakai bahasa itu. Yang dinilai kemajuan nyata Anda dalam berbicara serta memahami, nol angka di sebuah sertifikat.
Untuk ujian TOPIK tersedia halaman terpisah dengan tarif terpisah, karena isi pekerjaannya memang lain: pembiasaan bentuk soal, pengenalan cepat di bawah waktu, dan cakupan yang ditetapkan penyelenggara. Kemampuan berbicara nol diujikan dengan cara yang sama di situ.
Keduanya saling menolong dan nol saling menggantikan. Orang yang jamnya habis di soal saja biasanya tergagap ketika diminta bersuara. Dan orang yang bicaranya lancar pun masih bisa jatuh di ujian, sebab bentuk soal dan batas waktunya belum pernah ia kenali. Katakan apa yang Anda tuju saat pertemuan dibuka. Jika itu sertifikat dengan tenggat, Anda kami antar ke halaman tersebut, walau akibatnya Anda nol mendaftar di sini.
Tanya jawab
Jawaban untuk pertanyaan yang paling sering masuk
Benar Hangul bisa dipelajari dalam beberapa hari?
Benar, dan itu kabar baik yang sungguhan. Aksaranya tersusun dari sejumlah unsur dasar yang digabung menjadi suku kata, dan sebagian bentuk unsurnya menggambarkan posisi mulut saat mengucapkannya. Jadi ia memang jauh lebih cepat daripada aksara mana pun di Asia Timur. Yang perlu diwaspadai justru rasa percaya diri yang lahir dari situ, sebab bagian beratnya belum muncul.
Saya sudah bisa baca Hangul tapi kemajuannya berhenti. Kenapa?
Hampir selalu karena satu medan yang dilompati: perubahan bunyi. Bunyi sebuah huruf bergeser mengikuti huruf di sebelahnya, terutama di sambungan antar suku kata. Jadi kata yang Anda baca huruf demi huruf terucap berbeda dari yang tertulis. Akibatnya Anda terdengar asing, dan lebih berat lagi, Anda nol mengenali kata yang sama ketika mendengarnya.
Perubahan bunyi itu bisa dihafal?
Jumlah aturannya terbatas, tapi menghafalnya sebagai daftar nol menolong di percakapan, sebab di situ nol ada waktu menelusuri aturan. Yang berlaku di sini: tiap kata baru diperkenalkan bersama cara bacanya yang sebenarnya, nol cuma bentuk tulisannya. Latihan bersuara ikut jalan sejak hari pertama; bagian ini memang hanya menempel melalui pengucapan yang terus diulang.
Saya hafal banyak kata dari lagu tapi buntu memahami percakapan. Itu kenapa?
Besar kemungkinan jaraknya ada di perubahan bunyi, nol di kosakata Anda. Kata yang Anda hafal dari tulisan atau dari lirik kerap melekat dalam bentuk tulisannya, sementara penutur mengucapkannya dengan bunyi yang sudah bergeser. Jadi kata yang sebetulnya Anda kenal lewat begitu saja di telinga. Memperbaikinya nol menuntut menambah kosakata; ia menuntut mengulang kosakata yang sudah ada dengan bunyi yang benar.
Kenapa ada dua deret angka?
Bahasa Korea memakai deret angka asli dan deret serapan, dan keduanya dipakai untuk hal yang berbeda. Usia, jumlah barang, dan jam memakai deret yang nol sama dengan menit, uang, tanggal, dan nomor. Pembagiannya nol mengikuti satu aturan tunggal, jadi ia perlu melekat pada pemakaiannya. Lebih berat lagi, satu keterangan waktu bisa memakai kedua deret sekaligus: jamnya dari yang satu, menitnya dari yang lain.
Bagaimana cara menghafal pembagian dua deret angka itu?
Nol dihafal sebagai aturan, melainkan dilatih menempel pada keperluannya. Usia dilatih bersama perkenalan, jam bersama membuat janji, uang bersama berbelanja, jumlah barang bersama memesan makanan. Dengan cara ini pembagiannya melekat tanpa Anda perlu mengingat daftar mana untuk apa. Peserta yang menghafal kedua deret secara terpisah tetap tersandung di kalimat yang memakai keduanya sekaligus.
Kenapa orang Korea menanyakan umur saat baru kenal?
Karena bentuk kata kerja yang dipakai bergantung pada hubungan, dan usia ikut menentukannya. Pertanyaan itu nol bermaksud menyelidik; ia dipakai untuk memutuskan bagaimana harus berbicara. Mengetahui alasannya mencegah Anda menganggapnya kurang sopan, dan sebaliknya membuat Anda nol lupa menyebutkan umur sendiri ketika perkenalan berlangsung.
Bentuk bicara mana yang saya pelajari lebih dahulu?
Bentuk sopan, digarap lebih dahulu dan paling dalam, sebab ia yang paling luas aman dipakai: kepada orang yang baru dikenal, kepada yang lebih tua, dan di keadaan umum. Bentuk akrab menyusul dengan keterangan tegas kepada siapa ia pantas dan kepada siapa nol. Peserta yang belajar dari tontonan lazimnya datang dengan urutan terbalik, dan bagian yang hilang justru bentuk yang paling akan ia perlukan.
Saya nonton drama bertahun-tahun. Masih perlu kursus?
Telinga serta simpanan kata Anda jelas lebih maju, dan itu nol kami remehkan. Tiga hal yang biasanya masih kosong: membaca, perubahan bunyi yang membuat Anda mengenali kata saat didengar, dan bentuk sopan. Yang terakhir khas pada peserta dari tontonan, sebab tokoh drama banyak berbicara kepada orang dekat. Tugas kami melengkapi bagian yang masih kosong, dan nol menukar apa yang telanjur Anda kuasai.
Halaman TOPIK itu bedanya di mana?
Di halaman ini bahasanya sendiri yang diajarkan, bersasaran Anda sanggup memakai bahasa itu. Halaman TOPIK menyiapkan ujiannya, dan itu pekerjaan berbeda: pembiasaan bentuk soal, pengenalan cepat di bawah waktu, dan cakupan yang ditetapkan penyelenggara. Keduanya bersifat saling menopang, dan nol satu pun bisa menggantikan yang lain. Bila sasaran Anda sertifikat bertenggat, halaman tersebutlah tujuan Anda, lengkap dengan tarifnya sendiri.
Bisa keduanya sekaligus?
Bisa, asalkan porsi jamnya ditetapkan dengan sengaja, nol dibiarkan membagi dirinya sendiri. Dengan tenggat ujian yang mendesak, porsi terbesar jatuh ke bentuk soal serta kecepatan, dan untuk sementara kemampuan bercakap memang akan ketinggalan. Dengan tenggat yang masih longgar, membangun bahasanya dahulu malah memperingan latihan soal nanti. Serahkan tanggal ujian Anda, dan urutannya kami turunkan dari tanggal itu.
Satu pertemuan berapa lama, tarifnya berapa?
Sembilan puluh menit per pertemuan, dengan tarif Rp124.325. Ada tagihan perjalanan pengajar yang berdiri sendiri, besarnya menurut di mana tempat pilihan Anda, dan angkanya sampai ke Anda mendahului penetapan tanggal pembuka. Untuk kelas yang digelar di layar, tagihan itu nol.
Sepekan berapa pertemuan?
Dua kali sepekan lazim dipakai. Yang lebih menentukan daripada jumlah pertemuan: latihan membaca nyaring harian, dan itu cuma lima menit. Perubahan bunyi memudar cepat bila nol diucapkan, jadi peserta yang berlatih nyaring tiap hari dengan satu pertemuan sepekan lazimnya maju lebih cepat daripada yang dua kali sepekan tanpa latihan di antaranya.
Pengajarnya datang ke rumah?
Bisa, menuju rumah Anda atau tempat lain pilihan Anda, asalkan masih berada di Kota Semarang. Untuk alamat yang sudah melampaui wilayah kota, bicarakanlah lebih dahulu bersama tim, sebab persebaran pengajar kami memang nol seimbang antara satu penjuru dengan penjuru lainnya. Yang perlu disiapkan satu meja dan ruang yang cukup tenang untuk membaca nyaring tanpa Anda merasa terganggu.
Bisa lewat layar?
Bisa, dan untuk bahasa ini layar berjalan baik asal suaranya jernih. Itu syarat yang lebih ketat di sini daripada di bahasa lain: yang sedang Anda latih perbedaan bunyi yang kadang halus, dan sambungan yang tersendat atau pengeras suara yang buruk akan menghapus tepat perbedaan itu. Pakai penyuara telinga bila ada, dan itu sudah cukup.
Anak saya kelas 9 dan tertarik karena K-pop. Umurnya cukup?
Cukup, dan minat itu modal berharga: ia meringankan latihan hariannya. Sebagai orang tua, dua hal perlu Anda pegang. Satu, pekan-pekan pembuka diisi aksara serta latihan bersuara, dan itu jauh lebih kering daripada yang ia bayangkan; keadaan itu wajar dan memang harus dilewati. Dua, ragam yang ia serap dari musik serta drama umumnya ragam akrab, sehingga sebagian jam terpakai untuk menambahkan ragam sopannya.
Untuk keperluan bekerja bersama rekan Korea, bahannya lain?
Isinya sama, urutannya nol. Ragam sopan beserta ragam resmi didahulukan dan digali lebih jauh, kosakata diambil dari pekerjaan Anda, dan latihannya dibangun dari peristiwa yang betul-betul menanti Anda: menyebut siapa diri Anda, melaporkan sejauh mana pekerjaan berjalan, menuntut penjelasan, serta menyampaikan hal yang nol enak secara santun. Yang disebut terakhir justru paling kerap terlupakan sekaligus paling kerap diperlukan.
Kata-katanya saya tahu, tapi kalimatnya macet di tengah. Kenapa?
Biasanya karena kalimatnya dibangun sebagai terjemahan dari bahasa Indonesia. Letak kata kerja bahasa Korea di ujung kalimat. Menyusunnya dari depan karena itu membawa Anda ke ujung tanpa tujuan pendaratan yang jelas. Maka urutan latihannya dibalik: tetapkan kata kerjanya di awal pikiran, sesudah itu bagian sisanya ditata di hadapan kata kerja tadi. Kedengarannya terlalu sederhana, dan justru inilah yang paling banyak membereskan kebuntuan tersebut.
Perlu membeli buku atau sejenisnya?
Di awal nol ada daftar belanja. Pengajar menyusun bahannya mengikuti titik mula Anda. Satu hal yang berguna dan nol berbiaya: sebuah lagu atau potongan adegan yang jalan ceritanya sudah Anda kuasai, diputar kembali dengan teks terjemahan dimatikan. Sasarannya menangkap akhiran pada kata kerjanya, dan itu runtuh begitu mata Anda tersita teks di bawah layar.
Pengajarnya bisa diganti bila terasa nol cocok?
Bisa. Kabarkan ke tim, penggantinya kami carikan, dan nol ada tambahan. Satu hal yang pantas diperiksa selain watak: kesabaran pengajar pada tahap membaca nyaring. Bagi peserta tahap itu memang terasa menjemukan, dan pengajar yang bergegas melompatinya demi mengejar kosakata sesungguhnya mencelakakan Anda. Bila Anda merasa didesak melompatinya, katakan.
Mendaftarnya bagaimana?
Formulirnya ada di halaman ini. Bila masih ada yang mengganjal, tim kami bisa dihubungi dahulu. Sebutkan empat hal berikut: apa sasaran Anda, memakai bahasanya ataukah memburu sertifikat; bisa atau belumnya Anda membaca Hangul; sumber pengetahuan Anda sekarang, apakah drama, musik, atau belajar mandiri; serta jumlah menit yang betul-betul sanggup Anda sediakan setiap hari di luar jam pertemuan.
Layani sekarang
Mulai les bahasa Korea sekarang
Konsultasi dulu tanpa biaya. Tutor bahasa Korea di Semarang menyesuaikan dengan jadwalmu.
