Pelajar tingkat akhir sampai pelamar kerja

Les Psikotes Semarang Home Visit & Online

Les psikotes Edusora Semarang melatih bagian psikotes yang memang bisa dilatih: kecepatan dan ketepatan pada soal berpikir, pengaturan waktu, serta kebiasaan pada tes gambar.

Les Psikotes di Semarang
2.000+tutor terseleksi
1-on-1satu tutor satu siswa
Ke rumahSemarang atau online
Garansiganti tutor
Assessmentmulai dari kebutuhan

Sekilas Psikotes privat di Semarang

Les psikotes Edusora Semarang melatih bagian psikotes yang memang bisa dilatih: kecepatan dan ketepatan pada soal berpikir, pengaturan waktu, serta kebiasaan pada tes gambar. Bagian kepribadian tidak kami ajari cara mengakali, dan alasannya kami sebut terbuka. Pendampingnya mendatangi titik temu pilihan Anda di Kota Semarang, atau menemani dari layar. Tiap pertemuan Rp124.325 sampai Rp140.950.

Konsultasi & Daftar

Spesifikasi Les

Untuk siapa

Pelajar tingkat akhir, mahasiswa, dan pelamar kerja di Semarang

Dua arah

Psikotes akademik untuk seleksi sekolah dan kampus; psikotes karier untuk seleksi kerja

Format

Privat; satu peserta ditemani satu pendamping

Tempat

Titik temu pilihan Anda di Kota Semarang, atau lewat layar

Lama pertemuan

Satu setengah jam; dua jam saat mengerjakan simulasi penuh berbatas waktu

Biaya

Rp124.325 untuk arah akademik, Rp140.950 untuk arah karier

Biaya perjalanan pendamping

Berdiri di samping biaya pertemuan, mengikuti jarak

Di luar cakupan

Kunci jawaban, dan cara mengakali bagian kepribadian

Nilai lebih

Yang membuat les Psikotes kami beda

Yang bisa dilatih dan yang tidak, dipisahkan di awal

Bagian berpikir bisa dinaikkan lewat latihan: kecepatan, ketepatan, dan pengenalan bentuk soal. Bagian kepribadian tidak bekerja begitu, dan menyamakan keduanya adalah sebab kekecewaan yang paling sering.

Kecepatan dilatih bersama ketepatan

Sebagian besar soal psikotes tidak sulit satu per satu, dan menjadi sulit karena jumlahnya banyak di waktu yang pendek. Latihan selalu berbatas waktu sejak pertemuan pertama.

Tes hitung cepat dilatih untuk irama, bukan untuk ledakan

Pada lembar hitung cepat, penilai membaca bentuk grafiknya juga, dan tidak berhenti di jumlah jawaban. Memulai sangat cepat lalu merosot terbaca sebagai kelelahan, dan irama yang rata lebih berharga.

Tes gambar dibahas sebagai kebiasaan, bukan jawaban benar

Tidak ada gambar yang benar. Yang ada kebiasaan yang mencegah gambar Anda disalahbaca, seperti menggambar orang secara utuh dan sedang melakukan sesuatu alih-alih gambar lambang sederhana.

Adu cara belajar

Cara belajar psikotes mana yang paling pas di Semarang?

FiturPilihan terbaikLes Psikotes Privat EdusoraKe rumah di SemarangBimbel Psikotes GrupBelajar Psikotes Sendiri
Perhatian tutor saat belajar psikotesPenuh, satu untuk satuTerbagi ke banyak siswaTanpa pendamping
Materi psikotes disesuaikan level siswa
Belajar psikotes di rumah Anda, Semarang
Perkembangan dipantau tiap sesiSesekali
Selaras kurikulum sekolah di SemarangUmum
Fokus ke bab psikotes yang paling sulitIkut tempo kelasTergantung sendiri

Yang terbawa

Kemampuan yang Anda pegang sesudah pendampingan

Pengenalan bentuk soal di beberapa detik

Jenis soal dikenali segera, sehingga waktu berpikir dipakai menjawab dan tidak dipakai memahami apa yang diminta.

Keputusan meninggalkan soal

Kemampuan menilai cepat apakah sebuah soal akan selesai, lalu melewatinya bila tidak. Pada tes yang soalnya melebihi waktu, ini salah satu penentu terbesar.

Irama tetap pada lembar hitung cepat

Satu irama yang bisa dipertahankan dari kolom pertama sampai terakhir, sehingga bentuk grafiknya rata alih-alih merosot di akhir.

Hitungan dasar tanpa alat bantu

Penjumlahan, perkalian, dan persen dikerjakan di kepala atau di kertas dengan cepat, sehingga larangan kalkulator tidak menjadi masalah.

Kebiasaan menata keterangan di kertas

Soal penalaran diubah menjadi tabel atau gambar sebelum dijawab, sebab menata di kepala memakan waktu dan mudah keliru.

Kebiasaan menggambar yang tidak menyesatkan

Gambar utuh, proporsi wajar, tekanan jelas, dan memakai seluruh bidang kertas, dikerjakan tuntas dalam waktu yang tersedia.

Ketenangan menghadapi bagian kepribadian

Pemahaman bahwa bagian itu bukan ujian yang perlu dikalahkan, sehingga Anda mengerjakannya dengan tenang dan konsisten.

Bedah bagian

Bagian yang lazim muncul, dan apa yang bisa dilatih di masing-masing

Susunan dan jumlah bagian berbeda antar penyelenggara, dan tidak ada daftar baku yang berlaku di semua tempat. Yang di bawah bagian yang paling sering muncul, beserkan sifatnya masing-masing.

1

Kemampuan verbal

Bisa dilatih, naiknya nyata

Persamaan dan lawan kata, hubungan antar kata, serta pemahaman bacaan pendek. Yang diuji ketepatan membaca hubungan, dan bukan kekayaan kosakata semata.

Strategi kami. Dilatih lewat mengenali jenis hubungan antar kata, sebab jumlah jenisnya terbatas dan berulang. Kosakata ditambah lewat bacaan, dan tidak lewat daftar hafalan.

2

Kemampuan numerik

Bisa dilatih, paling cepat memberi hasil

Hitungan dasar, deret angka, perbandingan, serta soal cerita pendek. Hitungannya jarang rumit, dan jumlah soalnya yang membuatnya berat.

Strategi kami. Pola deret dikumpulkan sebagai daftar jenis, dan hitungan dasar dilatih tanpa kalkulator supaya tidak bergantung pada alat yang mungkin dilarang.

3

Penalaran dan logika

Bisa dilatih lewat pengenalan bentuk

Penarikan kesimpulan dari beberapa pernyataan, penalaran urutan dan kedudukan, serta soal yang menuntut menata keterangan yang berserakan.

Strategi kami. Keterangan diubah menjadi gambar atau tabel sebelum dijawab. Menata di kepala memakan waktu dan gampang keliru, sedangkan menata di kertas cepat dan bisa diperiksa.

4

Kemampuan bentuk dan ruang

Bisa dilatih, dan paling banyak diremehkan

Deret gambar, pencerminan, perputaran bangun, serta jaring-jaring bangun ruang. Banyak peserta menganggapnya mudah lalu kehilangan waktu di sini.

Strategi kami. Dilatih dengan menyebut apa yang berubah antar gambar sebelum melihat pilihan jawaban, sebab pilihan yang dilihat lebih dahulu cenderung menyesatkan.

5

Lembar hitung cepat

Dilatih untuk daya tahan, bukan kecepatan puncak

Deretan angka yang dijumlahkan berpasangan, kolom demi kolom dengan aba-aba pindah. Yang terbaca kecepatan, ketelitian, dan bentuk naik turunnya.

Strategi kami. Mencari irama yang bisa dipertahankan sampai kolom terakhir, lalu melatihnya hampir harian dalam porsi kecil. Memulai sangat cepat lalu merosot justru merugikan.

6

Tes menggambar

Dibahas sebagai kebiasaan, nol kunci jawaban

Menggambar orang, pohon, atau melanjutkan bentuk yang sudah tersedia. Tidak ada gambar yang benar, dan tidak ada gambar yang menjamin hasil.

Strategi kami. Yang dilatih kebiasaan yang mencegah gambar disalahbaca: utuh, proporsi wajar, sedang melakukan sesuatu, tekanan jelas, dan memakai seluruh bidang kertas.

7

Inventori kepribadian

Tidak kami latih, dan alasannya disebut

Pernyataan tentang kebiasaan dan sikap, sering berbentuk memilih di antara dua yang keduanya terasa benar. Pertanyaan berulang di dalamnya saling memeriksa.

Strategi kami. Yang kami sampaikan hanya cara mengerjakannya dengan tenang dan konsisten. Jawaban yang disusun agar terlihat ideal melahirkan pertentangan di dalam lembar itu sendiri, dan pertentangan tersebut terbaca.

Guru Psikotes pribadi untuk buah hati Anda

Belajar psikotes fokus satu tutor satu siswa, di rumah atau online, jadwal fleksibel.

Terus terang

Siapa yang tertolong, dan apa yang tidak akan kami kerjakan

Pelamar kerja yang menghadapi tahap psikotes dan belum pernah mengerjakannya
Peserta yang kemampuannya cukup namun selalu kehabisan waktu sebelum soal habis
Peserta yang pernah gagal di tahap psikotes dan ingin tahu bagian mana yang menjatuhkan
Pelajar tingkat akhir yang menghadapi tes penjurusan atau seleksi sekolah lanjutan
Peserta yang lembar hitung cepatnya selalu merosot di kolom-kolom akhir
Peserta yang gugup pada bagian menggambar karena beredar banyak nasihat yang saling bertentangan

Yang kami latih, dan yang kami tolak latih

Halaman ini perlu dimulai dari penolakan, sebab di situlah perbedaan paling menentukan. Psikotes terdiri atas beberapa bagian dengan sifat yang berbeda-beda, dan hanya sebagiannya yang pantas dilatih.

Bagian berpikir bisa dinaikkan, dan naiknya nyata. Kemampuan verbal, hitungan, penalaran, dan pengenalan bentuk semuanya membaik dengan latihan, terutama pada kecepatan dan ketelitian. Orang yang pernah mengerjakan seratus soal deret angka akan mengenali polanya jauh lebih cepat daripada orang yang baru melihatnya di ruang tes, dan itu keuntungan yang sah.

Bagian kepribadian bekerja dengan cara lain, dan di sini kami menolak membantu. Kami tidak mengajari jawaban yang dianggap disukai penilai, dan kami tidak menyediakan kunci. Etika hanya salah satu alasannya. Alat semacam itu memuat pertanyaan berulang yang saling memeriksa, sehingga jawaban yang disusun untuk terlihat ideal melahirkan pertentangan di dalam lembar itu sendiri, dan pertentangan tersebut justru terbaca.

Alasan kedua lebih praktis dan lebih sering diabaikan. Profil kepribadian dipakai mencocokkan orang dengan pekerjaan. Berhasil masuk dengan profil yang bukan milik Anda berarti masuk ke pekerjaan yang tidak cocok, dan keadaan itu baru terasa beberapa bulan kemudian ketika memperbaikinya jauh lebih mahal.

Soalnya jarang sulit, dan hampir selalu banyak

Peserta yang pertama kali melihat kumpulan soal psikotes biasanya merasa lega: hitungannya sederhana, kata-katanya umum, dan pola gambarnya tidak rumit. Perasaan itu berubah di ruang tes, ketika soal yang sederhana itu berjumlah ratusan dan waktunya pendek.

Jadi yang diuji sebagian besar kecepatan yang tetap teliti, dan jarang kedalamannya. Dua orang dengan kemampuan sama bisa berbeda jauh hasilnya hanya karena satu di antaranya terbiasa bekerja di bawah jam. Kebiasaan itu tidak datang dari memahami soalnya, dan hanya datang dari mengerjakan dengan batas waktu berkali-kali.

Karena itu latihan di sini selalu berbatas waktu, termasuk di pertemuan pertama ketika peserta belum mengenal bentuk soalnya. Mengerjakan tanpa batas waktu memberi gambaran yang menyesatkan tentang kesiapan sendiri, dan gambaran itu paling sering runtuh di hari tes.

Satu keterampilan yang ikut dilatih di sini melewati soal. Peserta belajar mengenali dalam beberapa detik apakah sebuah soal akan selesai cepat, lalu meninggalkannya bila tidak. Pada tes yang jumlah soalnya melebihi waktu, menyelesaikan soal yang mudah lebih berharga daripada memaksakan satu soal yang sulit.

Lembar hitung cepat: yang dibaca bentuk grafiknya

Salah satu bagian yang paling banyak membuat peserta gugup adalah lembar berisi deretan angka yang harus dijumlahkan berpasangan, dikerjakan kolom demi kolom dengan aba-aba pindah dari pengawas. Soalnya sendiri hanya penjumlahan satu angka, dan justru kesederhanaannya yang membingungkan: apa yang sebenarnya dinilai.

Yang terbaca dari lembar itu beberapa hal sekaligus. Berapa banyak yang terjawab menunjukkan kecepatan. Berapa yang keliru menunjukkan ketelitian. Dan bentuk naik turunnya jumlah jawaban antar kolom menunjukkan daya tahan serta kestabilan kerja.

Dari ketiganya, yang paling sering diabaikan peserta bentuk naik turunnya. Memulai dengan sangat cepat lalu merosot di kolom-kolom akhir terbaca sebagai kelelahan yang datang cepat. Naik turun yang tajam tanpa arah terbaca sebagai kerja yang kurang stabil. Irama yang rata, meski jumlahnya tidak paling banyak, memberi gambaran yang lebih baik.

Latihan untuk bagian ini karena itu bukan latihan mempercepat. Peserta mencari irama yang bisa ia pertahankan dari kolom pertama sampai terakhir, lalu melatih tubuhnya mengenali irama tersebut. Latihan ini juga satu-satunya bagian yang kami minta dikerjakan hampir setiap hari, sebab yang dibangun daya tahan.

Tes gambar: tidak ada yang benar, ada yang disalahbaca

Bagian menggambar hampir selalu menimbulkan kebingungan, dan beredar banyak nasihat yang terdengar meyakinkan tanpa dasar. Yang bisa kami sampaikan dengan jujur: tidak ada gambar yang benar, dan tidak ada gambar yang menjamin hasil.

Yang ada beberapa kebiasaan yang mencegah gambar Anda sulit dibaca. Menggambar orang secara utuh dari kepala sampai kaki, dengan tubuh yang proporsinya wajar dan sedang melakukan sesuatu, memberi bahan yang bisa dibaca. Gambar lambang sederhana berupa garis dan bulatan nol memberi bahan apa pun, dan kekosongan itu sendiri menjadi catatan.

Hal yang sama berlaku pada tekanan pensil dan letak gambar di kertas. Tekanan yang terlalu tipis sampai hampir tidak terlihat, atau gambar yang terkumpul di satu sudut kecil, menimbulkan tafsir yang mungkin tidak Anda maksudkan. Yang kami latih memakai seluruh bidang kertas dengan tekanan yang jelas, dan menyelesaikan gambar sampai tuntas dalam waktu yang tersedia.

Satu hal lagi kami nyatakan terbuka: kami tidak menghafalkan gambar tertentu untuk ditiru. Gambar yang dihafal terlihat kaku, dan lebih penting dari itu, menirunya menghilangkan guna tes tersebut bagi Anda sendiri.

Peserta di Semarang, dan satu hal soal tes yang sudah dekat

Yang mendaftar di kota ini berdatangan dari dua arah yang cukup berjauhan. Ada pelajar tingkat akhir yang menghadapi tes penjurusan atau seleksi sekolah lanjutan, dan ada pelamar kerja yang menghadapi tahap psikotes di seleksi perusahaan. Keduanya mengerjakan bagian berpikir yang serupa, sementara bagian kepribadiannya dibaca untuk keperluan yang berbeda.

Pertemuan berjalan di alamat yang Anda tentukan di dalam Kota Semarang, atau dari layar bila jadwalnya berpindah. Untuk pelamar kerja, pilihan dari layar cukup banyak dipakai sebab panggilan seleksi sering datang dengan tenggat yang pendek.

Soal tenggat pendek itu, satu hal perlu disampaikan terus terang. Bila tes Anda tinggal beberapa hari, yang masuk akal dikerjakan bukan mengejar seluruh bagian. Yang kami lakukan memilih dua hal yang paling cepat memberi perbaikan, yaitu pengenalan bentuk soal dan pengaturan waktu, lalu melatih keduanya saja. Menjanjikan lebih dari itu dalam beberapa hari hanya akan menghabiskan waktu Anda yang justru sedang paling sedikit.

Langkah

Urutan pendampingan, dari pengenalan sampai simulasi penuh

Mulai di Pastikan tes yang akan Anda hadapi. Sisanya 4 langkah.

  1. 1Pastikan tes yang akan Anda hadapi

    Seleksi kerja, seleksi sekolah, atau penjurusan. Susunan bagiannya berbeda, dan berlatih bagian yang tidak diujikan memakan waktu yang terbatas.

  2. 2Kerjakan satu simulasi awal berbatas waktu

    Pengukuran pembuka ini memperlihatkan bagian mana yang menguras waktu Anda, dan apakah persoalannya kemampuan atau kecepatan.

  3. 3Bereskan bagian yang paling lemah dahulu

    Porsi terbesar diarahkan ke bagian yang paling banyak memakan nilai. Bagian yang sudah aman cukup dirawat dengan latihan pendek.

  4. 4Latih irama pada lembar hitung cepat

    Dikerjakan hampir harian dengan porsi kecil, sebab yang dibangun daya tahan dan daya tahan hanya tumbuh lewat pengulangan yang rapat.

  5. 5Tutup dengan simulasi penuh

    Satu rangkaian utuh berbatas waktu, dikerjakan dalam satu duduk. Yang dilatih bertahan sampai bagian terakhir ketika perhatian sudah menurun.

Tanya jawab

Pertanyaan populer les psikotes

Psikotes memangnya bisa dipelajari?

Sebagiannya bisa, dan sebagiannya tidak, dan memisahkan keduanya hal pertama yang kami kerjakan. Bagian berpikir, yaitu kemampuan verbal, hitungan, penalaran, dan bentuk ruang, naik nyata dengan latihan terutama pada kecepatan dan ketelitian. Bagian kepribadian bekerja dengan cara lain dan tidak pantas dilatih. Menyamakan kedua bagian ini sebab kekecewaan yang paling sering kami temui pada orang yang pernah mengikuti bimbingan di tempat lain.

Berapa biaya les psikotes di Semarang?

Rp124.325 tiap pertemuan untuk arah akademik, yaitu seleksi sekolah dan kampus, serta Rp140.950 untuk arah karier, yaitu seleksi kerja. Lamanya satu setengah jam, menjadi dua jam ketika simulasi penuh dikerjakan karena rangkaian itu perlu dijalani dalam satu duduk. Biaya perjalanan pendamping terhitung di luar angka tersebut mengikuti jarak tempuh.

Apakah Edusora menyediakan kunci jawaban?

Tidak, dan permintaan itu kami tolak termasuk untuk bagian berpikir. Etika hanya sebagian alasannya. Bentuk soal psikotes berganti antar penyelenggara dan antar gelombang, sehingga menghafal jawaban memberi rasa siap yang runtuh di ruang tes. Yang bertahan kemampuan mengenali jenis soal dan mengerjakannya cepat, dan kemampuan itu hanya tumbuh dari latihan.

Bagaimana cara menjawab tes kepribadian supaya lolos?

Ini pertanyaan yang paling sering masuk, dan jawaban kami barangkali mengecewakan: hal itu tidak kami ajarkan. Alat semacam itu memuat pertanyaan berulang yang saling memeriksa, sehingga jawaban yang disusun agar terlihat ideal melahirkan pertentangan di dalam lembar itu sendiri. Alasan kedua lebih praktis: profil itu dipakai mencocokkan orang dengan pekerjaan, dan berhasil masuk dengan profil yang bukan milik Anda berarti masuk ke pekerjaan yang tidak cocok.

Soal psikotes sebenarnya sulit?

Satu per satu jarang sulit, dan justru itu yang menipu. Hitungannya sederhana dan kata-katanya umum, sehingga peserta merasa lega saat pertama melihatnya. Kesulitannya muncul dari jumlah soal yang banyak di waktu yang pendek. Jadi yang diuji sebagian besar kecepatan yang tetap teliti, dan kebiasaan itu hanya datang dari mengerjakan berbatas waktu berkali-kali.

Apa yang dinilai dari lembar hitung cepat?

Tiga hal sekaligus. Jumlah yang terjawab menunjukkan kecepatan, jumlah yang keliru menunjukkan ketelitian, dan bentuk naik turunnya jawaban antar kolom menunjukkan daya tahan serta kestabilan. Yang paling sering diabaikan hal ketiga: memulai sangat cepat lalu merosot di kolom akhir terbaca sebagai kelelahan yang datang cepat. Irama yang rata, meski jumlahnya tidak paling banyak, memberi gambaran yang lebih baik.

Pada tes menggambar, apa yang sebaiknya saya gambar?

Tidak ada gambar yang benar, dan kami tidak akan menghafalkan satu gambar untuk ditiru. Yang ada beberapa kebiasaan yang mencegah gambar Anda sulit dibaca: menggambar orang secara utuh dari kepala sampai kaki, proporsi yang wajar, dan sedang melakukan sesuatu. Tekanan pensil yang jelas serta memakai seluruh bidang kertas juga menolong. Gambar lambang berupa garis dan bulatan nol memberi bahan apa pun, dan kekosongan itu sendiri menjadi catatan.

Tes saya tinggal beberapa hari. Masih berguna?

Berguna, asal sasarannya dipersempit, dan hal itu kami nyatakan di muka. Mengejar seluruh bagian dalam beberapa hari tidak masuk akal. Yang kami pilih dua hal yang paling cepat memberi perbaikan, yaitu pengenalan bentuk soal dan pengaturan waktu, lalu melatih keduanya saja. Menjanjikan lebih dari itu hanya akan menghabiskan waktu yang justru sedang paling sedikit Anda miliki.

Saya pernah gagal di tahap psikotes. Apa yang bisa diperbaiki?

Justru itu keuntungan, sebab sudah ada pengalaman nyata yang bisa dibedah bersama. Pertemuan pembuka menanyakan bagian mana yang terasa paling berat, apakah waktunya habis sebelum soal selesai, dan bagian mana yang Anda lewati. Dari keterangan itu biasanya terbaca apakah penyebabnya kecepatan, ketelitian, atau pengenalan bentuk soal. Ketiganya menuntut latihan yang berbeda.

Apa bedanya arah akademik dan arah karier?

Bagian berpikirnya serupa, dan yang berbeda keperluan serta penekanannya. Arah akademik dipakai untuk seleksi sekolah lanjutan, seleksi kampus, dan penjurusan, sehingga penekanannya pada kemampuan belajar. Arah karier dipakai pada seleksi kerja, dengan penekanan tambahan pada kesesuaian dengan jabatan serta bagian kepribadian yang dibaca lebih dalam. Tarifnya berbeda mengikuti perbedaan itu.

Berapa pertemuan yang saya butuhkan?

Bergantung pada jarak waktu menuju tes dan hasil simulasi pembuka Anda. Peserta yang cukup mengenal bentuk soalnya butuh jauh lebih singkat dibanding peserta yang hitungan dasarnya masih perlu dibereskan. Perkiraannya keluar sesudah simulasi pembuka dikerjakan; mendahuluinya berarti menebak. Paket dengan jumlah pertemuan yang dipatok tidak kami tawarkan.

Apakah ada simulasi tes penuh?

Ada, dan dikerjakan menjelang akhir pendampingan. Satu rangkaian utuh berbatas waktu dalam satu duduk, sebab yang perlu dilatih bertahan sampai bagian terakhir ketika perhatian sudah menurun. Bagian itu tidak bisa dilatih sepotong-sepotong. Setelah simulasi, yang dibahas mencakup jawaban yang salah, di mana waktu Anda habis, serta soal mana yang sebaiknya dilewati.

Kalkulator diizinkan di psikotes?

Umumnya tidak, dan karena itu latihan hitungan di sini dikerjakan tanpa kalkulator sejak awal. Peserta yang terbiasa memakai alat bantu akan kehilangan banyak waktu di perkalian dan persen sederhana. Yang kami latih hitungan cepat di kepala atau di kertas, termasuk cara memperkirakan hasil untuk memeriksa kewajaran jawaban. Ketentuan persisnya tetap perlu Anda baca di surat panggilan tesnya.

Pendampingnya bisa datang ke mana?

Ke alamat yang Anda tentukan di dalam Kota Semarang: tempat tinggal, ruang baca, atau tempat kerja setelah jam tugas. Jarak tempuh ikut diperhitungkan saat mencocokkan pendamping. Untuk alamat di luar kota, ketersediaannya berbeda-beda dan perlu diperiksa tim lebih dahulu.

Bisa dari layar?

Bisa, dan untuk program ini pilihan tersebut banyak dipakai pelamar kerja, sebab panggilan seleksi sering datang dengan tenggat pendek. Pembahasan soal berjalan baik di layar. Khusus lembar hitung cepat dan tes menggambar, Anda mengerjakannya di kertas sendiri lalu memperlihatkan hasilnya, sebab keduanya menuntut tangan dan kertas sungguhan.

Jam malam atau hari libur tersedia?

Tersedia, dan pelamar kerja paling banyak mengambil keduanya. Penetapan jamnya langsung bersama pendamping. Satu anjuran khusus untuk program ini: letakkan simulasi penuh pada jam yang mendekati jam tes Anda yang sebenarnya, supaya tubuh terbiasa bekerja teliti di waktu tersebut.

Apakah ada biaya perjalanan pendamping?

Ada, dan ia dihitung tersendiri di luar biaya pertemuan. Besarnya ditentukan jarak tempuh menuju tempat yang sudah Anda sepakati. Nilainya dikabarkan sebelum jadwal ditetapkan. Kalau pertemuannya dari layar, biaya ini nol.

Kalau pendampingnya terasa tidak cocok?

Sampaikan ke tim. Penggantian pendamping dijalankan tanpa biaya tambahan. Di program ini hal itu cepat terasa, karena isi pertemuannya sebagian besar membedah kesalahan, dan membahas kesalahan menuntut Anda nyaman mengakuinya. Peserta yang segan cenderung menyembunyikan bagian yang paling lemah, dan bagian itulah yang justru perlu digarap.

Bagaimana cara mendaftar?

Pendaftarannya lewat formulir yang tersedia di situs ini. Hubungi tim lebih dahulu kalau ada yang hendak dipastikan. Ada empat keterangan yang sangat membantu: tes apa yang Anda hadapi dan untuk keperluan apa, tanggal pelaksanaannya bila sudah ada, pengalaman mengikuti psikotes sebelumnya, serta jam yang tersedia dalam sepekan. Keterangan kedua paling menentukan bentuk pendampingannya, sebab jarak waktu menentukan apa yang masuk akal dikerjakan.

Apakah hasil psikotes bisa jelek karena saya gugup?

Gugup berpengaruh, dan pengaruhnya paling terasa di bagian berbatas waktu, terutama lembar hitung cepat. Yang bisa dikurangi justru hal-hal yang menambah gugup itu, dan bukan rasanya sendiri: tidak tahu bentuk soalnya, tidak tahu berapa lama waktunya, dan tidak pernah mengerjakan rangkaian penuh dalam satu duduk. Tiga hal itu yang kami hilangkan lewat simulasi. Selebihnya anjuran biasa yang memang berpengaruh: tidur cukup pada malam sebelumnya, makan secukupnya, dan datang jauh lebih awal supaya waktu tidak habis untuk mencari ruangan.

Berapa banyak latihan yang perlu saya kerjakan di luar pertemuan?

Untuk bagian berpikir, latihan pendek setiap hari jauh lebih berguna daripada satu sesi panjang di akhir pekan. Dua puluh sampai tiga puluh menit sudah memadai, dengan satu syarat: dikerjakan berbatas waktu. Lembar hitung cepat kami minta dilatih hampir harian meski hanya beberapa kolom, sebab yang dibangun di situ daya tahan dan daya tahan hanya tumbuh lewat pengulangan yang rapat. Bagian menggambar cukup dilatih beberapa kali, sebab yang dikejar kebiasaan dan bukan kemahiran.

Layani sekarang

Mulai les psikotes sekarang

Satu langkah kecil: konsultasi kebutuhan psikotes. Sisanya biar kami yang siapkan.